Bisnis, PendidikanYayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif

Yayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif

Tanoto Foundation adalah sebuah lembaga yang pada program perbaikan kualitas pendidkan yang dilakukan melalui peningkatan kompetensi guru dan penyediaan fasilitas untuk menunjang program pendidikan. Dalam hal ini Tanoto Foundation, yang didirikan oleh Sukanto Tanoto (seorang pengusaha sukses dan terkenal dan pendiri perusahaan RGE kepanjangan dari Royal Golden Eagle) dan Tinah Bingeh Tanoto, memiliki dua kegiatan utama di bidang pendidikan, yaitu: peningkatan mutu pendidikan dan mendukung perluasan akses pendidikan. Dengan demikian, dapat membuat terlahirnya program yang membantu pendidikan.

Pelita Guru Mandiri

Selain itu, sebuah program dari Tanoto Foundation, bernama Pelita Guru Mandiri menjalankan di sekolah-sekolah mitra. Pelita Guru Mandiri sendiri adalah program Tanoto Foundation dalam meningkatkan kapasitas dan kompetensi guru di pedesaa, termasuk, pembelajaran murid yang aktif, kreatif,efektif, dan menyenangkan. Pelita Guru Mandiri dimulai sejak 2010 dan sampai saat ini telah melatih lebih dari 8.000 guru di Jambi, Riau, dan Sumatera Utara. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kompetesni dan kapasitas guru dalam memberikan pembalajaran kepada murid. Pelatihan Pelitan Guru Mandiri ini diikuti oleh seorang Guru di SDN 180/V Lampisi, Kecamatan Renah Mendaluh bernama Agus Wagio, S.Pd pada tahun 2012 di Keamatan Renah Mandaluh, kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi. Manfaat pelatihan tersebut dirasakan benar olehnya dan telah mengubah cara pandangnya terhadap profesi guru.

Sebelum mengikuti kegiatan ini, dia menganggap tugas guru hanya mengajar untuk memenuhi tanggung jawab profesinya. Setelah mengikuti pelatihan PGM dia menyadari bahwa peran guru tidak sekadar memenuhi tugas sesuai beban jam mengajar. Akan tetapi, kini, ia menyadari bahwa guru seharusnya berperan sebagai penggali potensi bagi murid-muridnya. Oleh karena itu, Agus selalu berusaha mengasah kreativitas dirinya agar bisa mengajar sekaligus menularkan cara berpikir kreatif bagi murid-muridnya.

Salah satu kreativitas yang memudahkan para murid dalam memahami pelajaran adalah “Dakota” atau Dakon Matematika. Dakota mengajak murid belajar sekaligus bermain, karena menggunakan alat peraga sederhana berbentuk dakon atau congklak. Dakota membuat murid-muridnya lebih mudah menghitung Faktor Persekutuan Terbesar dan Kelipatan Persekutuan Terkecil.

Agus adalah ketua kelompok kerja guru, yang mana ia dipilih karena kreativitasnya dalam mengajar tidak hanya dikenal oleh murid-muridnya. Para guru mengakui kreativitas Agus dan memercayakan posisi Ketua Kelompok Kerja Guru kepada Agus. Agus tak ingin ilmu tersebut dia nikmati sendiri dan ingin ilmu tersebut bisa dirasakan oleh masyarakat Renah Mendaluh. Ia langsung membuat program kerja untuk meningkatkan kreativitas guru di Renah Mendaluh. Salah satunya adalah mengadakan program Lesson Study kepada para guru. Lesson Study adalah kegiatan berdasar pola Plan-Do-See yang pernah diadakan oleh Tanoto Foundation dan diikuti Agus. Dia merasakan manfaat kegiatan ini dan ingin menularkan kepada orang lain.

Dan itulah Yayasan yang Didirikan Sukanto Tanoto Melahirkan Guru-Guru Kreatif.

Categories: Bisnis, Pendidikan Tags: ,

Comments

No Comments Yet. Be the first?

Post a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *